
Aku memilih getar yang setia, yang tetap ada meski malam panjang dan jarak tak ramah.
Biar Senar Yang Bicara
Oleh:
Antonius Atakabelen David
Jika
kata-kata terlalu gaduh
untuk menyebut namamu,
biarlah senar kupetik pelan
menyebutmu dengan cara yang lebih tenang.
Di
antara jeda dan nada,
ada rindu yang tak ingin dipahami,
cukup dirasakan
seperti caraku mencintaimu
tanpa banyak alasan.
Aku
tak ingin berjanji dengan suara,
sebab suara bisa lelah.
Aku memilih getar yang setia,
yang tetap ada meski malam panjang
dan jarak tak ramah.
Jika
suatu hari kau bertanya
seberapa dalam rasaku,
dengarkan saja lagu yang tak selesai itu
di sanalah aku menyimpanmu
dengan sepenuh hati.
Biar
senar yang bicara,
tentang cinta yang tidak berisik,
tentang aku yang memilih diam,
agar perasaanku sampai
tanpa perlu dibela.